Sabtu, April 23, 2011

Mengenal Istilah Blog dan Website, Back to Basic

Beberapa tahun lalu, saya lebih sering mendengar istilah web site dibanding blog. Istilah blog baru saya kenal kemudian. Makin hari, perbedaan antara blog dan website pun banyak dibahas. Belakangan malah kelihatannya blog justru lebih diminati orang dibanding Website. Tapi sayangnya dari dulu sampai sekarang jika diminta untuk menjelaskan apakah itu website dan apakah itu blog, dapat dipastikan saya cuma bisa garuk-garuk kepala. Bahkan sampai tempo hari, setelah membuat artikel tentang “Blogging tes, seblogger apakah kita ?”, jika saja saat itu ada yang iseng bertanya di kotak komentar yang nadanya kurang lebih seperti ini : “Ente nulis macem macem tentang blogging, tau gak apa itu blog? Coba Jelasin! ”. Saya pasti akan langsung jawab dengan tegas : “Ya jelas tau dong blog itu apa, ravatar (maunya). com ini kan blog dan saya lho yang buat”. “Tapi kalau untuk jelasin apa itu blog, ntar dulu ya he he he”. Nah, sebelum keburu ada yang melontarkan pertanyaan bernuansa ‘simple tapi nyelekit’ seperti itu, saya coba back to basic membuat bahan diskusi bersama tentang istilah blog dan website. Makhluk apa sih mereka ?

Website

Dari terminologinya, website dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari halaman halaman situs yang berisi informasi dan tersedia melalui jalur internet sehingga bisa diakses siapapun dari seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Seluruh halaman situs tersebut biasanya saling berhubungan dan terbungkus rapi dalam sebuah domain (contoh : .com, .biz, .net dst) atau subdomain (bagian/turunan dari domain induk) yang berada di dalam ruang informasi World Wide Web (www) atau sering disebut web di Internet. Sebuah website adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language) dan ditransfer dari server web ke jaringan internet dengan metode HTTP (Hypertext Transfer Protocol). HTTP ini adalah protokol yang menyampaikan informasi server website untuk ditampilkan di komputer pribadi, laptop, PDA, atau ponsel kita melalui sebuah program software yang disebut web browser (Firefox, IE dsb).

Nah, sebuah dokumen informasi web ternyata tidak selalu terdiri dari teks, tetapi bisa juga berisi gambar (image), suara, klip video dan animasi. Bayangkan betapa kolosal informasi yang bisa kita akses, mengingat jumlah website yang dari waktu ke waktu terus meningkat sehingga membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar di WWW.
Sebuah website bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari sebuah organisasi, perusahaan, dan biasanya website itu menujukkan beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah website bisa berisi hyperlink yang menghubungkan ke website lain, jadi, kadangkala perbedaan antara website yang dibuat oleh individu perseorangan dengan website yang dibuat oleh organisasi bisnis bisa saja tidak kentara

Secara garis besar, website bisa digolongkan menjadi 3 bagian yaitu:
  •  Website Statis
  •  Website Dinamis
  •  Website Interaktif
Website Statis adalah salah satu bentuk website yang isi di dalam website tersebut tidak dimaksudkan untuk di update secara berkala, sehingga web ini mempunyai halaman yang tidak berubah dan biasanya di maintain secara manual oleh beberapa orang yang menggunakan software editor. Untuk melakukan perubahan pada suatu halaman dilakukan secara manual dengan mengedit kode yang menjadi struktur dari website tersebut.

Website Dinamis merupakan website yang sejak awal dibuat secara struktur dirancang untuk update sesering mungkin. Biasanya selain halaman utama yang bisa diakses oleh user pada umumnya, juga disediakan halaman belakang (backend) atau admin area untuk mengedit konten dari website. Contoh umum mengenai website dinamis adalah web berita atau web portal yang didalamnya terdapat fasilitas berita, polling dan sebagainya.

Website Interaktif adalah web yang saat ini memang sedang booming dan sebenarnya bentuk pengembangan dari website dinamis. Salah satu contoh website interaktif adalah blog dan forum. Di website ini user bisa berinteraksi dan beradu argumen mengenai apa yang menjadi pemikiran mereka. Biasanya website seperti memiliki moderator untuk mengatur supaya topik yang diperbincangkan tidak keluar jalur.

By the Way, siapa sih penemu Web itu ?. Namanya Sir Timothy John “Tim” Berners-Lee Lelaki kelahiran London Inggris Tahun 1955. Walaupun penemuannya sudah sedemikian luar biasanya merubah dunia, hingga kini Berners-Lee masih tetap rendah hati dan tidak berkeinginan mendapatkan popularitas. Salah satu kontribusi terbesarnya dalam memajukan World Wide Web adalah dengan tidak mempatenkannya sehingga masih dapat digunakan secara bebas sampai sekarang. Karena sifat rendah hatinya itulah, hingga saat ini banyak orang yang telah merasakan kekuatan karyanya, World Wide Web tapi masih tidak mengenalnya.

Blog

Hampir identik dengan Web yang merupakan kependekan dari World Wide Web, Blog juga merupakan kependekan dari Weblog . Nah, Weblog itu sendiri awalnya terbentuk dari istilah “Logging The Web”. Logging dapat diartikan masuk (Login) sehingga secara terjemahan bebas dapat diartikan “memasuki web”. Pada saat itu mereka yang melakukan “Logging The Web” adalah orang yang masuk ke samudera web dan menyortir link link dari situs (site) yang menarik berdasarkan opininya. Berangkat dari istilah tersebut, pada tahun 1997, John Barger seorang programmer yang juga mengelola web site online diary menciptakan istilah Weblog. Istilah Blog baru muncul 2 tahun kemudian yaitu tahun 1999 yang diperkenalkan oleh Peter Merholz. Mulanya dia menyebut sebagai wee-blog hingga akhirnya diperpendek menjadi Blog. Sedangkan man behind the scene yang mengelola blog disebutnya sebagai blogger

Logging The Web =====> Weblog =====> Wee- blog  =====> Blog

Bila kita simak asal muasal istilah blog tersebut, maka dapat kita simpulkan bahwa blog itu adalah salah satu bentuk dari web site. Dan memang, masih merupakan bagian dari sejarahnya, Blog merupakan hasil evolusi dari diary online yang dipublikasikan dengan memanfaatkan web. Diary online yang berkembang pada waktu itu adalah semacam catatan harian mengenai pendapat, opini atau bentuk catatan lainnya yang berbentuk personal. Dan sampai sekarang Aura Personal ini memang terasa masih menjadi jiwa dari Blog. Intinya, Blog adalah sejenis website juga dengan aroma personal yang sangat kuat.

Kurang lebih inilah yang mampu saya rangkum pada topik kali ini. Kurangnya pasti banyak, untuk itulah saya akan sangat berterima kasih jika para sobat berkenan untuk menambah informasi atau mengkritisi bahkan mengkoreksi dari apa yang saya sampaikan di atas. Selain agar makin memperkaya pemahaman saya, besar harapan interaksi kita bisa bermanfaat bagi banyak sobat lainnya. Semoga dengan lebih mengenal Istilah Blog dan Website ini, kita bisa lebih memahami aktivitas blogging kita dan makin mantap ngeblognya.

Baca Juga Coretan Terkait:

24 comments :

Posting Komentar

Komentar Sahabat.. (But, spam is not friendly)