Rabu, November 11, 2009

Williardi Wizard Bersaksi, Menyingkap Konspirasi

Wiliardi Wizard , Komisaris Besar Polisi yang mantan Kapolres Jakarta Selatan menghentak publik dengan kesaksian yang disampaikannya dalam persidangan kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/11). Kesaksian dari Wiliardi Wizard menguatkan dugaan adanya alur konspirasi dan rekayasa di balik kasus hukum yang menimpa sejumlah pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wiliardi membongkar soal dirinya yang ditekan sejumlah petinggi Polri selama menjalani penyidikan.

Wiliardi sebelumnya sempat bersumpah saat mengatakan penahanan Antasari dikondisikan petinggi kepolisian. Wiliardi mengaku ditekan Irjen Pol Hadiatmoko dan Brigjen Pol Iriawan Dahlan dalam proses pemeriksaan. Wiliardi bahkan tidak takut telah menyebut nama petinggi Polri itu.

Kesaksian Wiliardi Wizard soal keterlibatan Antasari berubah-ubah. Pada BAP 29 april 2009, Wiliardi mengaku bertemu Antasari di rumah pengusaha media massa Sigit Haryo Wibisono. Pertemuan ini tak berhubungan dengan pengintaian dan penyelidikan terhadap Nasrudin, sesuai permintaan sigit.

Namun, pada pemeriksaan 30 April, Wiliardi mengubah keterangannya. Ia mengaku pertemuan di rumah Sigit untuk membahas upaya penghilangan nyawa orang yang fotonya ada di sebuah amplop. Foto itu diserahkan Sigit kepada Wiliardi.

Selanjutnya, pemeriksaan 13 mei 2009, Wiliardi mencabut semua keterangan di BAP tertanggal 30 April. Wiliardi mengubah keterangannya dengan menyebut pertemuan antara dirinya dan Antasari di rumah Sigit bertujuan mencari orang yang bisa mengintai Nasrudin. Hal ini atas permintaan Sigit, tanpa sepengetahuan Antasari.

Meski sudah dicabut, BAP 30 April tetap dibawa penyidik ke pengadilan. Kuasa Hukum Wiliardi sempat mengatakan, pengakuan Wiliardi pada 30 April dibuat atas kemauan bos Wiliardi. Itu agar penyidik bisa segera menangkap Antasari.

Saat ini dugaan mengenai adanya konspirasi untuk mengkriminalisasi KPK semakin menguat. Ada upaya pihak tertentu untuk mengkondisikan Antasari menjadi tersangka atau bahkan terdakwa kasus pembunuhan Nasrudin. Alurnya makin terlihat dengan adanya kesaksian dari Wiliardi Wizard.

Read More → Williardi Wizard Bersaksi, Menyingkap Konspirasi

Easy Tickets for Your Favorite Shows

Music and sport show is always fascinating. They are the kinds of shows that always absorb many spectators. The tickets are mostly sold out. Getting the tickets for the show is always the number one problem for all fanatics. Standing in the line for the ticket is the sacrifice they need to do to watch their favorite show.

But today, there’s an easier way to buy tickets for any kinds of show. You just need to surf the internet and click Acheapseat.com to find the ticket that you want. Orchestra manias even get the best service from this website. It is the place to get the Trans-Siberian Orchestra Tickets. You can check the schedule of their show for this year and next year so you can select the ticket that you want. Derby manias can also buy the Kentucky Derby Tickets at this website. The schedule of the derby is also presented on the site. If you love theater very much, Jersey Boys Tickets must be your favorite. It’s possible for you to select the theater where you want to watch their show.

Check the website to get more information about how you can buy those tickets online. You can also find out the payment method for the tickets at this site.
Check the website to get more information about how you can buy those tickets online. You can also find out the payment method for the tickets at this site.

Read More → Easy Tickets for Your Favorite Shows

Selasa, November 10, 2009

Merenungi Hari Pahlawan

Di tengah kerja keras berupaya eksis dalam kontes Kerja Keras Adalah Energi Kita, saya mencoba merenungi peristiwa bersejarah yang kita peringati hari ini. Tanggal ini di Surabaya 64 tahun yang lalu terjadi suatu peristiwa heroik yang kemudian selalu kita kenang sebagai Hari Pahlawan. Hari dimana terjadi pertempuran besar melawan bangsa penjajah yang dilengkapi persenjataan lengkap dan banyak pejuang kita yang gugur. Momen tersebut akhirnya menjadi energi kita yang menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Merenungi peristiwa bersejarah tersebut, saya menemukan sebuah tulisan yang menurut saya relevan dengan kondisi kita saat ini. Judulnya Menumbuhkan Heroisme Baru

NEGARA tanpa pahlawan sama artinya negara tanpa kebanggaan. Jika sebuah negara tak memiliki tokoh yang bisa dibanggakan, negeri itu miskin harga diri. Ia bahkan bisa menjadi bangsa kelas teri. Karena itu, setiap negara mestinya memiliki tokoh yang disebut pahlawan.

Pahlawan menjadi penting karena ia memberi inspirasi. Inspirasi untuk selalu memperbaiki kondisi negeri. Inspirasi agar bangsa ini terus bangkit. Dan, bangsa ini sesungguhnya mempunyai amat banyak orang yang memberi inspirasi itu.
Persoalannya, apakah kita mampu ‘mengambil’ inspirasi dan kemudian secara terus-menerus mempunyai spirit untuk memperbaiki bangsa ini?

Karena itu, memperingati Hari Pahlawan seperti pada hari ini merupakan saat tepat untuk evaluasi ulang pemahaman kita akan arti pahlawan. Jika tidak, ia hanya akan menjadi seremoni hampa makna, tak membuat perubahan apa pun bagi negara. Negara seperti dibiarkan berjalan menuju bibir jurang.

Setiap generasi memang memiliki persoalan dan tantangannya sendiri. Dulu, musuh utama bangsa ini adalah penjajah. Heroisme untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan pun menjadi pekik yang tidak pernah berhenti disuarakan.

Kini, siapa yang layak menjadi musuh bangsa ini? Musuh besar kita tak lain dan tak bukan adalah korupsi, kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan. Itulah sejumlah masalah utama yang dihadapi negeri ini sekarang.

Korupsi seperti penyakit kronis yang sulit disembuhkan. Orang justru berlomba-lomba mengeruk uang negara. Dan, itu terjadi di semua level yang menyebar baik di pusat maupun di daerah. Hampir di semua jajaran, baik yudikatif, legislatif, maupun eksekutif, terjangkit penyakit korupsi kronis.

Jumlah orang miskin juga seperti tak ada habis-habisnya. Padahal, pembangunan terus dilakukan. Tentu ada yang salah atau tidak beres dalam proses pembangunan kita. Salah dalam tataran perencanaan dan implementasi. Sebab masih amat banyak yang berpikiran bahwa harta negara boleh diambil semau-maunya.

Kini bangsa ini juga mengalami problem amat serius, yakni ketidakpercayaan diri. Sebuah bangsa tanpa kepercayaan diri tidak mungkin bisa menghasilkan produk-produk unggul. Keunggulan hanya bisa diraih jika kita mempunyai kebanggaan akan bangsa dan negerinya sendiri. Dengan inferioritas ini kita akan sulit bersaing di era global. Sebab globalisasi menuntut keunggulan. Tanpa keunggulan, kita hanya akan menjadi penonton yang bisa berteriak-teriak, tetapi tidak bisa menentukan apa-apa.

Itulah makna heroisme baru yang harus dibangun terus-menerus. Kita tidak ingin jasa para pahlawan dan nilai-nilai luhurnya hanya ada dalam ingatan, tapi terlupakan dalam tindakan.”


Diambil dari : http://opini.wordpress.com
Sumber : Media Indonesia, Jum’at, 10 November 2006

Read More → Merenungi Hari Pahlawan

Senin, November 09, 2009

Ganyang Mafia Hukum Jadi Program SBY

Perselisihan antara KPK dan POLRI yang kian memanas menjadikan makin terkuaknya praktik perdagangan hukum yang melibatkan para oknum lembaga peradilan yang berada di jalur proses hukum. Sistem peradilan jadi terkontaminasi, orang jujur tersandera sistem dan keadilan terasa sulit ditegakkan karena orang yang melanggar hukumpun bisa dengan leluasa mengatur hukum. Ini memang sudah lama menjadi issue tapi baru pada saat inilah terlihat secara terbuka diwakili sosok Anggodo Widjojo. Kondisi ini menjadi salah satu faktor penyebab dimana di Indonesia ini terlihat yang kuat makin digjaya sedangkan yang lemah harus selalu jadi pihak yang kalah.Tragedi ini kelihatannya membuat Presiden SBY geram, sehingga dicetuskanlah program pemberantasan mafia hukum sebagai program utama 100 hari kabinetnya. Temanya cukup menantang yaitu GANYANG MAFIA (GM).

Menurut Presiden SBY, mafia hukum adalah pihak-pihak yang melakukan kegiatan merugikan pihak lain, seperti makelar kasus, suap menyuap, pemerasan, jual beli perkara, mengancam saksi, mengancam pihak-pihak lain, serta pungutan yang tidak semestinya. Mafia ini merusak keadilan dan kepastian hukum dan menimbulkan kerugian dan mendatangkan keuntungan yang tidak legal.

Lanjutnya, Mafia hukum bisa ada dimana saja seperti lembaga kepolisian, kejaksaan, pengadilan, KPK, departemen-departemen, pajak, Bea Cukai, daerah dan lain-lain. SBY juga menyatakan prakteknya memang tidak semudah yang dibayangkan, perlu kerja keras dan tidak dengan sekali tindakan bisa langsung bersih. Tetapi apabila kita gebrak pasti mencapai hasil! Tandasnya.

Presiden juga meminta kepada masyarakat yang sedang atau pernah menjadi korban mafia hukum untuk melaporkan kepada Presiden dengan mengirim surat melalui PO BOX 9949 Jakarta 10000 dengan kode GM atau Ganyang Mafia. Tentunya dengan mencantumkan identitas yang jelas untuk menghindari fitnah namun identitas pelapor akan dirahasiakan. Presiden SBY mengajak seluruh komponen masyarakat untuk membuat system makin bersih dengan bekerja sama membongkar dan memberantas mafia hukum sehingga hukum dapat berdiri tegak

Tekad Presiden ini hendaknya bisa direalisasikan dengan segenap kesungguhan hati, karena memang dibutuhkan kekuasaan yang berhati nurani untuk memberangus praktik mafia yang sudah begitu kuat mengakar. Seluruh pejabat pengambil keputusan juga hendaknya ikut ambil bagian dengan tulus dan sungguh sungguh mengawal program ini. Agar kerja keras dan energi kita (rakyat) yang dicurahkan dalam bentuk partisipasi aktif tidak sia sia.

Read More → Ganyang Mafia Hukum Jadi Program SBY

Sabtu, November 07, 2009

Antara KPK, POLRI dan Bekas Bandar Togel

Cerita panas antara KPK dengan POLRI kelihatannya makin menyedot perhatian publik. Terlebih ketika muncul nama Anggodo Widjojo, adik kandung Anggoro Widjojo yang merupakan tersangka KPK dalam kasus korupsi Sistem Radio Komunikasi Terpadu (SKRT) di Departemen Kehutanan. Seperti kakaknya, Anggodo ini juga seorang pengusaha kelas kakap bahkan mungkin hiu, yang disinyalir sudah lama memiliki akses langsung ke pejabat pejabat penentu keputusan. Adalah rekaman pembicaraan telepon hasil sadapan KPK yang membuat membuat nama Anggodo Wijoyo melambung sekaligus mengguncang institusi penegak hukum, terlebih para oknum pejabat tinggi yang disebut atau terlibat pembicaraan dalam rekaman tersebut.

Mafia peradilan yang selama ini bergerak seperti hantu, pada selasa 03 November 2009 lalu seolah tengah membuka tabir dan menampakkan wujudnya. Melalui rekaman pembicaraannya dengan beberapa orang, sosok Bekas Bandar Togel ini muncul tiba tiba ditengah ketegangan antara KPK dengan POLRI yang sebelumnya dipicu oleh penetapan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, kedua petinggi KPK sebagai tersangka oleh POLRI. Namun, dasar penetapan sebagai tersangka terhadap keduanya dinilai banyak kejanggalan dan hanya didukung bukti bukti yang lemah. Anggodo, pengusaha kayu yang konon dijuluki raja jati itu menjadi tokoh sentral, dalam skenario yang ditengarai sebagai skenario melemahkan KPK.

KPK dan POLRI temasuk juga Kejaksaan merupakan institusi yang disumpah untuk mengemban amanat menegakkan keadilan dengan seadil adilnya dengan dasar kebenaran dan kejujuran tanpa pandang bulu. Mereka seharusnya bekerja sama dan saling memperkuat. Tapi kenyataannya, tontonan yang kita lihat minggu ini menyiratkan bahwa penegakan hukum di Indonesia ternyata masih lemah dan bisa diperdagangkan. Parahnya, yang melacurkan hukum di negeri ini bukan saja dilakukan oleh oknum yang berada di jalur hukum itu sendiri, para pelanggar hukumpun bisa dengan begitu superior mengatur skenario hukum agar sesuai dengan kehendaknya.
Innalilahi wa Inna ilaihi Roji’un....

Rakyat sudah sedemikian dibuat susah, dipaksa terus menderita dan masih dibodohi pula. Ini harus dihentikan!. Kita menunggu para penegak hukum yang sejati hadir untuk mengawal keadilan di negeri ini sehingga rakyat bisa terlindungi. Mereka bisa hadir dari KPK, bisa juga muncul di POLRI, Kejaksaan atau tempat lain yang tak terduga. Yang pasti jika memang ada, mereka harus ekstra kerja keras mengerahkan seluruh energi yang dimiliki untuk merubah kondisi yang carut marut dan penuh intrik busuk ini.



Read More → Antara KPK, POLRI dan Bekas Bandar Togel

Rabu, November 04, 2009

Kerja Keras Saat Pagerank Berubah N/A

Di sela serunya kontes blog Kerja Keras Adalah Energi Kita, saya ingin cerita sedikit tentang Pagerank blog ini. Bukan cerita panas memang, tapi lumayan bikin hangat. Sempat hampir sebulan Page Rank blog ini berubah dari PR 2 menjadi PR N/A. Kejadian yang mengenaskan ini terjadi tepat pada 1 Oktober 2009 saat saya baru saja memposting tentang data gempa padang. Kaget ? sudah pasti !. Gimana nggak, lagi seneng senengnya punya blog PR 2 tiba tiba dihempas badai PR N/A (Not Available). Padahal, butuh kerja keras dan kesabaran untuk mendapatkan Pagerank 2 itu. Dan Mbah Google dalam sekejap menghempaskan jerih payah dan kerja keras blogger pemula ini dengan sistem kalkulasinya yang makin canggih tapi tetap masih jadi misteri buat saya. Ya sudah, ini artinya saya dipaksa untuk mengevaluasi gaya blogging saya

Setelah merenung sambil penasaran, ada beberapa catatan kronologis yang mungkin menjadi penyebab Pagerank saya berubah jadi N/A.

1. Terhitung sejak 19 Juli 2009 hingga 30 Agustus 2009, itu berarti satu setengah bulan saya absent posting alias tidak ada update artikel

2. Update pas akhir agustus itupun artikel review untuk program PTR (Paid To Review), lalu tidur lagi. Kerja keras berhenti. Blog inipun kekeringan artikel segar.

3. Usai Lebaran, sekitar 22 September berarti hampir sebulan kemudian baru ngepost lagi, tapi itupun artikel berbau dolar. Sampai dua Job artikel.
Sejak itu, saya mulai kerja keras posting lagi untuk menjaga kesuburan blog ini. Sampai dengan postingan tentang Miyabi alias Maria Ozawa yang tua renta pada akhir September lalu , PR blog ini masih baik baik saja walaupun Alexa Ranknya terus membesar.
B
erarti kalau dilihat secara akumulasi, bisa dibilang saya sempat vakum cukup lama dalam merawat blog ini. Artikel orisinil yang seharusnya sering update, terabaikan. Pada saat saya sadar dan hendak menutupi kesalahan itu, ternyata sudah terlambat. Di depan mata saya Mbah Google keburu memberi teguran yang pahit.

Dari kejadian tersebut, saya terus mencari informasi sebagai bahan pelajaran untuk menjawab misteri dari kejadian yang mengecewakan ini, sambil tetap kerja keras untuk mengembalikan PR blog ini dengan jalan update posting kontinyu plus rajin blogwalking serta memeriksa link external yang ternyata beberapa memang sudah tidak bisa diakses, entah kenapa.

Kerja Keras saya Alhamdulillah membuahkan hasil. Tanggal 1 November kemarin PR saya pulih kembali, bahkan bertambah satu jadi PR 3. Kok bisa ? saya sendiri belum bisa menjelaskan secara pasti, semua hanya kira kira.

Adakah sobat pernah mengalami hal tersebut ? Kalau pernah, akan sangat berharga jika sobat bisa berbagi disini tentang sebab dan cara mengatasi PR yang berubah jadi N/A ?

Read More → Kerja Keras Saat Pagerank Berubah N/A

Senin, November 02, 2009

Ikut Kontes Blog Pertamina

Kerja Keras adalah Energi Kita. Itulah kata kunci yang diberikan oleh panitia Pertamina Blog Contest yang saat ini sedang dioptimalisasi habis habisan oleh ratusan peserta kontes. Dibuka sejak tanggal 12 Oktober 2009 lalu, kontes blog yang pertama kali diadakan oleh Pertamina dalam rangka menyambut HUT Pertamina ke 52 ini, sebenarnya bukan kontes SEO murni. Ada dua kriteria lagi yang menjadi acuan untuk menentukan pemenang. Hadiahnya yang disediakan juga mantap. Apa sajakah ?

Inilah hadiah yang disediakan oleh panitia :
- Juara I akan mendapatkan 1 (satu) unit sepeda motor + Souvenir dan Piagam Perhargaan,

- Juara II mendapatkan 1 (satu) unit Notebook + Souvenir Pertamina dan Piagam Penghargaan,

- Juara III akan mendapatkan 1 (satu) unit Blackberry + Souvenir Pertamina dan Piagam Penghargaan

Dunia penuh kemungkinan, jadi masih mungkin jika hadiahnya akan bertambah (ngarep mode on):)

Sobat yang berminat mengikuti event Pertamina Blog Contest ini dapat mengakses di www.pertaminablogcontest.com untuk menyimak materi dan persyaratannya. Tidak ribet pokoknya..
Pertamina Blog Contest ini resmi dibuka sejak tanggal 12 Oktober 2009 dan akan berlangsung sampai dengan 5 Januari 2010. Masih panjang kok waktunya..

Saya belum pernah apalagi pengalaman ikut kontes yang berbau SEO, terlebih yang bau SEOnya santer seperti blog kontes Pertamina ini. Tapi dengan semangat untuk belajar, plus mengasah kemampuan dan menambah pengetahuan, saya nekadkan diri untuk ikut kontes ini. Dan terbukti sampai saat ini kerja keras saya untuk mengoptimasi artikel dengan keyword Kerja Keras Adalah energi kita masih jauh dari harapan.

Jadi, apabila diantara sobat ada yang berkenan untuk memberikan dukungan serta bantuan backlink, akan sangat berarti buat saya, pemula nekad ini.

Saya akan sangat berterima kasih dan.... salam sukses untuk sobat semua !

Read More → Ikut Kontes Blog Pertamina