Senin, Agustus 30, 2010

Lailatul Qadar Nan Luar Biasa

Di setiap Ramadhan, Allah menyediakan Lailatul Qodr bagi umat Rasullulah Muhammad saw. Lailatul Qodar adalah suatu malam yang luar biasa istimewa karena pada waktu itu Allah swt memerintahkan para malaikat turun dari setiap langit juga dari sidrotul muntaha ke muka bumi untuk mengaminkan doa-doa yang diucapkan manusia hingga terbit fajar. Para malaikat tersebut berikut Jibril as turun dengan membawa rahmat atas perintah Allah swt juga membawa setiap urusan yang telah ditentukan dan ditetapkan Allah di tahun itu hingga yang akan datang. Lailatul Qadar adalah malam kesejahteraan dan kebaikan seluruhnya tanpa ada keburukan hingga terbit fajar yang maqamnya bernilai lebih baik dari seribu bulan. 1000 bulan jika dihitung berarti sekitar 83 tahun 4 bulan. Luar biasa bukan ?, bahkan usia kita pun belum tentu sampai segitu. Apakah sobat tergerak hati untuk mendapatkannya ?

Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw bersabda,”Carilah ia di sepuluh malam terakhir. Jika salah seorang kalian lemah atau tdak mampu maka janganlah ia dikalahkan di tujuh malam terakhir.” (HR. Muslim, Ahmad dan Ath Thayalisi)
Dari Abu Said bahwa Nabi saw menemui mereka pada pagi kedua puluh, lalu beliau berkhotbah. Dalam khutbahnya beliau saw bersabda,”Sungguh aku diperlihatkan Lailatul qodr, kemudian aku dilupakan—atau lupa—maka carilah ia di sepuluh malam terakhir, pada malam-malam ganjil.” (Muttafaq Alaihi)

Malam ganjil yang dimaksud Rasulullah adalah malam ke 21, 23, 25, 27, 29. Karena tidak ada yang mengetahui kapan tepatnya lailatul qodr itu kecuali Allah swt maka cara yang terbaik untuk mendapatkannya adalah beritikaf di sepuluh malam terakhir dengan menghidupkan malam itu dengan berbagai ibadah, seperti : shalat malam, tilawah Al Qur’an, dzikir, doa dan amal-amal shaleh lainnya sebagaimana pernah dilakukan oleh Rasulullah saw dan para sahabatnya yang mana grafik ibadahnya makin meningkat di sepuluh hari terakhir ramadhan.

Pertanyaannya, apakah kita termasuk orang orang yang makin meningkat ibadahnya pada setiap sepuluh hari akhir ramadhan ? atau justru kita malah masuk ke dalam kelompok orang orang yang makin disibukkan oleh urusan dunia pada saat tersebut ?. Sibuk di pusat perbelanjaan, sibuk di stasiun, sibuk menata rumah, menyiapkan berbagai rupa makanan dan kesibukan lainnya dalam rangka persiapan lebaran. Padahal segala kesibukan itu hakikatnya tidaklah penting.

Berharap mendapatkan kebaikan yang nilainya lebih dari 1000 bulan tanpa niat yang kuat dan ikhtiar yang teguh agaknya terlalu naïf. Namun jika kita terus menjaga kualitas ibadah kita dengan penuh keimanan dan hanya mengharapkan ridho Allah swt sebagaimana dicontohkan Rasulullah dan para sahabat, maka Insya Allah kita akan mendapatkan kemuliaan dan keberkahan Lailatul Qadar yang luar biasa. Amiin.

Baca Juga Coretan Terkait:

5 comments :

Posting Komentar

Komentar Sahabat.. (But, spam is not friendly)