Bencana gempa dahsyat yang disusul dengan tsunami di Jepang yang terjadi pada Jum’at 11 Maret 2011 lalu, telah membuat kerusakan besar di negara tersebut terutama di sekitar wilayah pesisir utara dan timur laut. Gempa dengan kekuatan 8,9 skala richter (belakangan direvisi menjadi 9 SR) itu memicu gelombang Tsunami setinggi 10 meter yang menerjang dan menghanyutkan mobil, rumah hingga kapal. Kondisi demikian membuat PM Jepang Naoto Kan menyebutnya sebagai bencana alam nasional terbesar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Selain memorakporandakan sejumlah wilayah daratan, gempa yang disusul tsunami dahsyat itu juga membuat kebocoran pada bangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang dioperasikan oleh Tokyo Electric Power Co (Tepco) sehingga makin menambah dahsyat dampak kerusakan.
Cerita, Berita, Peristiwa, Info, Tips asal, Trik kacau, semua tumplek disini. Keranjang Virtual penampung segala macam coretan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Berita. Tampilkan semua postingan
Minggu, Maret 13, 2011
Kamis, Desember 30, 2010
Timnas Indonesia Rajai Piala AFF 2010
Hasil Final Piala AFF 2010 Leg Kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno memang tidak jauh dari perkiraan. Timnas Indonesia menang 2 - 1 atas Malaysia, tapi tidak cukup untuk mengejar defisit gol yang terlanjur kita tanggung pada Final Piala AFF Leg Pertama di Stadion Bukit Jalil Malaysia. Ucapan selamat saya sampaikan kepada Malaysia. Sebagai juara baru di turnamen AFF , maka tropi dan kebanggaan layak mereka bawa ke negerinya sekaligus menutup turnamen Piala AFF 2010 . Namun tidak bisa dipungkiri bahwa Timnas Indonesia telah merajai turnamen Piala AFF tahun ini. Kinerja Timnas Indonesia mengungguli Tim lain yang mengikuti kompetisi ini. Malaysia silahkan membawa pialanya karena aturan turnamennya memang begitu. Tapi jika melihat fakta dan data, sebenarnya Pasukan Garudalah yang menjadi raja.
Senin, Desember 27, 2010
Timnas Indonesia Menang Besar
Pertandingan Final Piala AFF Leg Pertama antara Timnas Indonesia dengan Malaysia adalah sebuah pelajaran besar dan berharga. Sesak memang. Saking sesaknya, karena tak tahan, saya spontan mematikan televisi begitu gol kedua Malaysia kembali menjebol gawang Indonesia yang dikawal Markus Haris Maulana. Tidak lama berselang teriakan tetangga sebelah kembali menambah gundah di hati karena ternyata bukan Christian Gonzales, Irfan Bachdim, Arif Suyono atau Bambang Pamungkas yang berhasil menyarangkan bola ke gawang Malaysia, tapi malah sebaliknya. Tapi, walaupun televisi masih tidak menyala , kabar tetap tertangkap telinga bahwa hingga akhir pertandingan Pasukan Garuda tetap tidak bisa membalas ketiga gol celaka itu. Kecewa ? sudah pasti. Melihat Timnas kebanggaan kita dikoyak seperti itu, siapa yang rela. Namun belakangan, setelah keluar dari situasi percaya tak percaya saya lantas berpikir bahwa Timnas Indonesia sebenarnya Menang Besar. Lho kok Bisa ?
Jumat, Desember 24, 2010
Indonesia vs Malaysia, Siapa Menang?
Kesebelasan Indonesia dan Malaysia sedang sama sama mengasah taji, bersiap saling berjibaku pada laga Final Piala AFF tahun ini. Dua kali pertandingan. Di Leg pertama, Tim Garuda Indonesia harus menyambangi Malaysia untuk bertanding di Bukit Jalil Stadium, Kuala Lumpur pada Minggu 26 Desember 2010. Sedangkan bentrok Leg Kedua akan dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta tiga hari kemudian. Pemilik agregat gol paling banyak pada kedua pertandingan itu akan menjadi juara baru Piala AFF. Teriakkan Timnas Indonesia Juara ! Sebutan yang sudah lama tak kita dengar. Namun untuk itu, perjuangan masih harus digelar dan bola dari dulu masih saja bundar.
Minggu, Desember 19, 2010
Gol Christian Gonzales Lambungkan Timnas
Lewat Gol spektakuler Christian Gonzales, Tim Nasional Indonesia (Timnas) akhirnya memenuhi harapan seluruh rakyat Indonesia untuk menundukkan tim tangguh Filipina sekaligus melaju ke final Piala AFF 2010. Pertandingan semifinal leg kedua Piala AFF yang kembali digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno memang telah dinantikan dengan harapan yang membuncah dari segenap lapisan masyarakat di negeri ini. Saya sendiri sebenarnya sempat sedikit khawatir, mengingat pada pertandingan sebelumnya kita hanya unggul 1 - 0 dari Filipina, tim yang saat ini level permainannya seperti tim Eropa. Lengah sedikit atau pecah konsentrasi akan bisa berakibat fatal. Bukan saja buat kelangsungan Timnas Indonesia di even ini, tapi juga bagi semangat, nasionalisme anak bangsa dan euforia kebangkitan sepakbola negeri ini.
Namun semua dijawab tuntas oleh Timnas Indonesia lewat pertarungan yang saya yakin tidak akan mudah dilupakan.
Minggu, Agustus 08, 2010
Keong Racun Effect
Duet Sinta Jojo dengan Keong Racunnya saat ini masih menjadi topik yang menghangatkan jagad media. Bukan hanya di Indonesia, fenomena mereka bahkan sudah menembus mancanegara. Bahkan, sejak rabu lalu, dua dara bule asal Crystal Palace, London Inggris yaitu Ami Sakamoto dan sobatnya Rita Marie-Lauren secara terang terangan meniru aksi Sinta Jojo dengan Lip Sync Keong Racunnya. Hasilnya, ternyata mereka juga mendapat respon yang besar. Sadar atau tidak, Ami dan Rita makin menambah efek bola salju dari fenomena popularitas keong racun Sinta Jojo yang saat ini dikabarkan telah ditonton oleh jutaan pengunjung You Tube. Sepertinya, kondisi ini tidak pernah diduga atau direncanakan oleh Sinta atau Jojo. Namun, akibat keajaiban contagion effect yang dimiliki internet, Sinta-Jojo dengan keong racunnya tiba tiba menyeruak menjadi fenomena.
Sabtu, Juli 31, 2010
Tentang Fatwa Infotainment Haram
Topik mengenai Infotainment Haram menjadi bahan pembicaraan hangat dalam empat hari terakhir ini. Hal ini mengemuka setelah MUI mengeluarkan Fatwa dalam Musyawarah Nasional MUI yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa 27 Juli 2010 lalu. Sebenarnya ada tujuh fatwa baru yang dihasilkan dalam Munas tersebut. Point mengenai Haramnya Infotainment awalnya malah tidak masuk dalam agenda Munas, namun karena berbagai masukan dari elemen masyarakat dan penilaian atas pemberitaan infotainment yang belakangan terlihat makin berlebihan akhirnya hal tersebut dibahas juga hingga menghasilkan fatwa. Belakangan Fatwa Infotainment Haram bahkan menjadi fatwa yang paling dibicarakan banyak pihak baik yang pro maupun kontra.
Kamis, Februari 18, 2010
RPM Konten Multimedia Jadi Cerita
Cerita berawal sejak dipublishnya Rancangan Peraturan Menteri (RPM) dari Menteri Komunikasi dan Informatika tentang Pedoman Konten Multimedia pada sekitar 11 Februari 2010 lalu. Tidak menunggu lama, reaksi langsung bermunculan atas RPM tersebut dan sudah pasti banyak yang keberatan. RPM tentang Konten Multimedia memicu kontroversi karena dinilai dapat mengekang kebebasan berekspresi seperti pada masa Orde Baru. Tidak kepalang tanggung, ada lima pasal khusus yang memuat soal larangan. Ada larangan berarti ada pagar pembatas yang jika diterabas akan diterkam sanksi, tapi juga menarik untuk dikritisi. Jadi apa saja yang dilarang ya ?
Minggu, Januari 03, 2010
Buku Gurita Cikeas | Kontroversi di Awal 2010
Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century adalah judul buku yang sedang menjadi salah satu pusat kontroversi di awal 2010 ini. Buku kontroversial ini ditulis oleh George Junus Aditjondro, berisi tulisan mengenai Aliran Dana Century dan keterkaitannya dengan Cikeas. George Adicondro pernah menjadi salah satu pengkritik tajam pemerintahan Soeharto, hingga membuatnya dicekal. Launching buku Membongkar Gurita Cikeas setebal 183 halaman ini telah dilakukan pada Rabu 30 Desember lalu. Sebelumnya buku ini telah diluncurkan penerbit Galang Press di Yogyakarta sekitar sepekan sebelumnya.
Dari judulnya saja sudah bisa ditebak bahwa buku tentang yang membongkar habis skandal bank century ini kelak akan menimbulkan kontroversi. Bagaimana tidak ? Dalam 'Membongkar Gurita Cikeas' disebutkan beberapa yayasan di sekitar SBY yang diduga dialiri dana untuk kepentingan Pemilu 2009 lalu. Yayasan tersebut yakni, Yayasan Puri Cikeas, Yayasan Mutu Manikam Nusantara, Majelis Dzikir SBY, dan Yayasan Kepedulian dan Kesetiakawanan. Yayasan-yayasan yang dikelola keluarga Cikeas tersebut, dikatakan Aditjondro sebagai motor dalam mencari dukungan politik dan mencari dana. Jelas saja jika kemunculan buku ini memancing aksi reaktif dari kalangan dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, khususnya bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam buku ini. Bahkan isu penarikan buku karya George Junus Aditjondro ini sudah berhembus sejak pertama kali buku ini diluncurkan ke pasaran.
Pro kontra terhadap buku ini semakin mencuat saat Presiden RI SBY ikut bereaksi, lantaran substansi buku memuat data sekunder dari laman-laman website tentang dugaan keterlibatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta keluarganya dalam kasus Bank Century.
Kontroversi Buku Membongkar Gurita Cikeas : Di Balik Skandal Bank Century membuka catatan bangsa Indonesia di awal tahun 2010 ini. Jika yang ditulis George Junus Aditjondro ini suatu fakta, maka ini merupakan suatu hal yang menambah luka rakyat negeri ini . Namun bila semua yang ditulis itu tidak benar, maka ini merupakan suatu fitnah yang besar.
Saya selalu punya keyakinan bahwa bagaimanapun kebenaran akan muncul, walaupun mungkin kita tidak mendapatkannya saat ini. Dan setiap orang akan bertanggungjawab terhadap segala ucapan serta tindakannya
Dari judulnya saja sudah bisa ditebak bahwa buku tentang yang membongkar habis skandal bank century ini kelak akan menimbulkan kontroversi. Bagaimana tidak ? Dalam 'Membongkar Gurita Cikeas' disebutkan beberapa yayasan di sekitar SBY yang diduga dialiri dana untuk kepentingan Pemilu 2009 lalu. Yayasan tersebut yakni, Yayasan Puri Cikeas, Yayasan Mutu Manikam Nusantara, Majelis Dzikir SBY, dan Yayasan Kepedulian dan Kesetiakawanan. Yayasan-yayasan yang dikelola keluarga Cikeas tersebut, dikatakan Aditjondro sebagai motor dalam mencari dukungan politik dan mencari dana. Jelas saja jika kemunculan buku ini memancing aksi reaktif dari kalangan dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, khususnya bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam buku ini. Bahkan isu penarikan buku karya George Junus Aditjondro ini sudah berhembus sejak pertama kali buku ini diluncurkan ke pasaran.
Pro kontra terhadap buku ini semakin mencuat saat Presiden RI SBY ikut bereaksi, lantaran substansi buku memuat data sekunder dari laman-laman website tentang dugaan keterlibatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta keluarganya dalam kasus Bank Century.
Kontroversi Buku Membongkar Gurita Cikeas : Di Balik Skandal Bank Century membuka catatan bangsa Indonesia di awal tahun 2010 ini. Jika yang ditulis George Junus Aditjondro ini suatu fakta, maka ini merupakan suatu hal yang menambah luka rakyat negeri ini . Namun bila semua yang ditulis itu tidak benar, maka ini merupakan suatu fitnah yang besar.
Saya selalu punya keyakinan bahwa bagaimanapun kebenaran akan muncul, walaupun mungkin kita tidak mendapatkannya saat ini. Dan setiap orang akan bertanggungjawab terhadap segala ucapan serta tindakannya
Rabu, Desember 16, 2009
Koin Keadilan Untuk Prita Tembus 600 Juta
Koin Keadilan Peduli Prita Mulyasari diperkirakan akan tuntas dihitung Rabu (16/12) malam ini. Perhitungan koin untuk Prita dimulai dari dua hari lalu setelah gerakan pengumpulan koin ditutup. Sejak gerakan kepedulian dan dukungan untuk Prita Mulyasari dimulai, aliran koin begitu deras mengalir ke Posko Utama. Bahkan kabarnya jika ditimbang, koin koin tersebut diperkirakan bisa mencapai berat sekitar 6 ton. Berita terakhir, hasil perhitungan telah menembus jumlah 600 Juta Rupiah. Luar biasa !
Fenomena Koin untuk Prita adalah simbol sebuah solidaritas yang kuat. Masyarakat melihat Prita sebagai simbol pihak yang lemah, korban dari ketidakadilan sehingga menguatkan ikatan batin dan simpati masyarakat untuk Prita Mulyasari. Tembusnya nilai 600 juta dalam bentuk koin keadilan menunjukkan bahwa begitu banyak individu yang geram demi melihat keadilan bisa ditelikung oleh kekuasaan pihak yang memiliki kekuatan. RS Omni Internasional telah memicu meledaknya gerakan fenomenal ini dengan mengambil langkah hukum yang terkesan arogan hingga Prita Mulyasari sempat mendekam di penjara.
Jumlah 600 juta lebih itu juga kelihatannya masih akan bertambah karena masih ada pengiriman dalam perjalanan dari pos pos di daerah. Menurut rencana, koin yang telah terkumpul akan diserahkan kepada Prita pada 20 Desember 2009 di Hard Rock Cafe, Jakarta.
Prita Mulyasari digugat oleh RS Omni Intenasional Alam Sutera dari jalur perdata dan pidana dengan tuduhan pencemaran nama baik. Omni menganggap tulisan Prita yang ia sebar ke e-mail milis tentang keluhan layanan dokter di rumah sakit tersebut telah mencemarkan nama baik mereka. Dalam kasus perdata, majelis hakim Pengadilan Tinggi Banten menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 204 juta. Belakangan RS Omni menyatakan mencabut gugatan perdata mereka atas Prita. Sedangkan untuk kasus pidananya hingga kini masih diproses di Pengadilan Negeri Tangerang.
Saya jadi tergelitik untuk bertanya nih. Jika untuk Prita Mulyasari, dengan cepat lebih dari 600 juta terkumpul sebagai simbol perlawanan. Bagaimana sikap kita terhadap kondisi anak bangsa lainnya, yang tak sedikit jumlahnya dan masih bergelut dengan kemiskinan, kebodohan dan kerap diabaikan hak keadilannya?
Fenomena Koin untuk Prita adalah simbol sebuah solidaritas yang kuat. Masyarakat melihat Prita sebagai simbol pihak yang lemah, korban dari ketidakadilan sehingga menguatkan ikatan batin dan simpati masyarakat untuk Prita Mulyasari. Tembusnya nilai 600 juta dalam bentuk koin keadilan menunjukkan bahwa begitu banyak individu yang geram demi melihat keadilan bisa ditelikung oleh kekuasaan pihak yang memiliki kekuatan. RS Omni Internasional telah memicu meledaknya gerakan fenomenal ini dengan mengambil langkah hukum yang terkesan arogan hingga Prita Mulyasari sempat mendekam di penjara.
Jumlah 600 juta lebih itu juga kelihatannya masih akan bertambah karena masih ada pengiriman dalam perjalanan dari pos pos di daerah. Menurut rencana, koin yang telah terkumpul akan diserahkan kepada Prita pada 20 Desember 2009 di Hard Rock Cafe, Jakarta.
Prita Mulyasari digugat oleh RS Omni Intenasional Alam Sutera dari jalur perdata dan pidana dengan tuduhan pencemaran nama baik. Omni menganggap tulisan Prita yang ia sebar ke e-mail milis tentang keluhan layanan dokter di rumah sakit tersebut telah mencemarkan nama baik mereka. Dalam kasus perdata, majelis hakim Pengadilan Tinggi Banten menjatuhkan sanksi denda sebesar Rp 204 juta. Belakangan RS Omni menyatakan mencabut gugatan perdata mereka atas Prita. Sedangkan untuk kasus pidananya hingga kini masih diproses di Pengadilan Negeri Tangerang.
Saya jadi tergelitik untuk bertanya nih. Jika untuk Prita Mulyasari, dengan cepat lebih dari 600 juta terkumpul sebagai simbol perlawanan. Bagaimana sikap kita terhadap kondisi anak bangsa lainnya, yang tak sedikit jumlahnya dan masih bergelut dengan kemiskinan, kebodohan dan kerap diabaikan hak keadilannya?
Senin, Desember 14, 2009
Gugatan Perdata Atas Prita Mulyasari Resmi Dicabut
Vonis terhadap Prita Mulyasari yang diputuskan Pengadilan Tinggi Banten terkait kasus gugatan RS Omni International, dimana Prita diwajibkan membayar Rp 204 juta akhirnya dicabut. Rumah Sakit Omni International hari ini resmi mencabut gugatan perdata atas Prita Mulyasari. Pencabutan gugatan dilakukan oleh kuasa hukum dan manager legal RS Omni. Sejak Vonis dijatuhkan, gerakan solidaritas untuk Prita Mulyasari terus menggelinding bagai bola salju. Munculnya Gerakan Koin Keadilan Untuk Prita adalah perwujudan sikap solidaritas masyarakat kepada Prita Mulyasari sekaligus sebagai bentuk perlawanan atas sistem hukum yang tidak berpihak pada rakyat kecil.
Dukungan untuk Prita Mulyasari melalui sumbangan koin dari masyarakat rupanya menjelma menjadi sebuah tekanan bagi manajemen Rumah Sakit Omni International sehingga berdampak pada menurunnya jumlah pasien berobat ke RS Omni. Lagipula, kasus Prita vs RS Omni International ini sejak awal memang sudah terlanjur mendapat perhatian serius masyarakat Indonesia. Sebagian besar bersimpati dan memberikan dukungan untuk Prita Mulyasari serta menyesalkan sikap RS OMNI Internasional yang terkesan arogan karena mengedepankan pendekatan kekuasaan dalam merespon keluhan pasiennya yaitu Prita Mulyasari..
Pencabutan gugatan sepertinya merupakan langkah yang harus dilakukan oleh para pengambil keputusan RS OMNI. Dan sebagai awal, gugatan perdata atas Prita Mulyasari telah dicabut hari ini Senin 14 Desember 2009. Pencabutan gugatan ini sekaligus menggugurkan ganti rugi Rp 204 juta yang diputuskan Pengadilan Tinggi (PT) Banten atas Prita.
Namun, soal kemungkinan pencabutan gugatan pidana kepada Prita Mulyasari. Menurut pihak Omni, dalam soal itu RS Omni tidak bisa melangkahi kewenangan pengadilan karena dibatasi oleh Undang Undang. Hanya saja, jika saat ini Prita menyetujui perdamaian yang diajukan pihak manajemen Rumah Sakit Omni Internasional dan tidak menuntut balik, hakim bisa menyatakan gugatan pidana juga dicabut karena kedua belah pihak sudah berdamai.
Sekarang tinggal menunggu keputusan dari pihak Prita Mulyasari sebagai respon atas dicabutnya gugatan perdata atas dirinya. Apa kira kira sikap yang akan diambil Prita ?
Dukungan untuk Prita Mulyasari melalui sumbangan koin dari masyarakat rupanya menjelma menjadi sebuah tekanan bagi manajemen Rumah Sakit Omni International sehingga berdampak pada menurunnya jumlah pasien berobat ke RS Omni. Lagipula, kasus Prita vs RS Omni International ini sejak awal memang sudah terlanjur mendapat perhatian serius masyarakat Indonesia. Sebagian besar bersimpati dan memberikan dukungan untuk Prita Mulyasari serta menyesalkan sikap RS OMNI Internasional yang terkesan arogan karena mengedepankan pendekatan kekuasaan dalam merespon keluhan pasiennya yaitu Prita Mulyasari..
Pencabutan gugatan sepertinya merupakan langkah yang harus dilakukan oleh para pengambil keputusan RS OMNI. Dan sebagai awal, gugatan perdata atas Prita Mulyasari telah dicabut hari ini Senin 14 Desember 2009. Pencabutan gugatan ini sekaligus menggugurkan ganti rugi Rp 204 juta yang diputuskan Pengadilan Tinggi (PT) Banten atas Prita.
Namun, soal kemungkinan pencabutan gugatan pidana kepada Prita Mulyasari. Menurut pihak Omni, dalam soal itu RS Omni tidak bisa melangkahi kewenangan pengadilan karena dibatasi oleh Undang Undang. Hanya saja, jika saat ini Prita menyetujui perdamaian yang diajukan pihak manajemen Rumah Sakit Omni Internasional dan tidak menuntut balik, hakim bisa menyatakan gugatan pidana juga dicabut karena kedua belah pihak sudah berdamai.
Sekarang tinggal menunggu keputusan dari pihak Prita Mulyasari sebagai respon atas dicabutnya gugatan perdata atas dirinya. Apa kira kira sikap yang akan diambil Prita ?
Senin, Desember 07, 2009
Hasil Drawing World Cup 2010
Hasil Undian Pembagian Grup Piala Dunia 2010 Afrika Selatan sudah dilakukan sejak sabtu dini hari lalu. Sebenarnya saya sudah mengincar untuk menyaksikan siaran langsungnya, tapi apa daya terlewat juga. Dan sekarang, walaupun telat, saya merasa tidak ada salahnya tetap menyajikan informasi tentang hasil Drawing atau undian grup World Cup 2010 karena ini adalah titik awal dari kerja keras seluruh tim yang akan berlaga membawa nama bangsanya masing masing dengan mengerahkan seluruh energi.
Berikut adalah Rekap Hasil undian pembagian grup piala dunia 2010:
Grup A: Afsel, Meksiko, Uruguay, Perancis
Grup B: Argentina, Nigeria, Korea Selatan, Yunani
Grup C: Inggris, Amerika Serikat, Aljazair, Slovenia
Grup D: Jerman, Australia, Serbia, Ghana
Grup E: Belanda, Denmark, Jepang, Kamerun
Grup F: Italia, Paraguay, Selandia Baru, Slowakia
Grup G: Brazil, Korea Utara, Pantai Gading, Portugal.
Grup H: Spanyol, Swiss, Honduras, Chili.
Pengundian grup dilangsungkan di Pusat Konvensi Internasional Cape Town, Cape Town, Afrika Selatan. Upacara pengundian dibawakan oleh aktris Afrika Selatan, Charlize Theron, didampingi oleh Sekretaris Jenderal FIFA, Jérôme Valcke
Selamat untuk para tim unggulan karena drawing memberikan sedikit keistimewaan pada mereka agar tidak bertemu tim unggulan lain dan saling berjibaku pada penyisihan grup, sehingga energi dan stamina tidak langsung diporsir. Sebaliknya untuk tim yang masuk kategori non unggulan, sejak awal sudah harus kerja keras jika ingin bertahan hingga babak berikutnya. Grup G mungkin bisa disebut sebagai grup panas karena ada Brazil dan Portugal disitu.
Drawing World Cup 2010 South Africa sudah digelar, hasil undian sudah diketahui, tinggal kita menanti kick off nya pada 11 Juni 2010.
Berikut adalah Rekap Hasil undian pembagian grup piala dunia 2010:
Grup A: Afsel, Meksiko, Uruguay, Perancis
Grup B: Argentina, Nigeria, Korea Selatan, Yunani
Grup C: Inggris, Amerika Serikat, Aljazair, Slovenia
Grup D: Jerman, Australia, Serbia, Ghana
Grup E: Belanda, Denmark, Jepang, Kamerun
Grup F: Italia, Paraguay, Selandia Baru, Slowakia
Grup G: Brazil, Korea Utara, Pantai Gading, Portugal.
Grup H: Spanyol, Swiss, Honduras, Chili.
Pengundian grup dilangsungkan di Pusat Konvensi Internasional Cape Town, Cape Town, Afrika Selatan. Upacara pengundian dibawakan oleh aktris Afrika Selatan, Charlize Theron, didampingi oleh Sekretaris Jenderal FIFA, Jérôme Valcke
Selamat untuk para tim unggulan karena drawing memberikan sedikit keistimewaan pada mereka agar tidak bertemu tim unggulan lain dan saling berjibaku pada penyisihan grup, sehingga energi dan stamina tidak langsung diporsir. Sebaliknya untuk tim yang masuk kategori non unggulan, sejak awal sudah harus kerja keras jika ingin bertahan hingga babak berikutnya. Grup G mungkin bisa disebut sebagai grup panas karena ada Brazil dan Portugal disitu.
Drawing World Cup 2010 South Africa sudah digelar, hasil undian sudah diketahui, tinggal kita menanti kick off nya pada 11 Juni 2010.
Selasa, November 24, 2009
Ada Pidato Tandingan SBY : Kritik Kreatif !
Reaksi masyarakat terhadap Pidato Resmi Pernyataan Sikap Presiden SBY berkenaan rekomendasi hasil kerja keras tim 8 makin keras dan beragam saja. Di tengah harapan rakyat untuk menyaksikan keadilan ditegakkan oleh pemimpinnya, pidato SBY seolah malah mementahkan harapan itu. Masalah urgen nan berat dijawab dengan pernyataan normative. Jelas banyak yang kecewa. Ada yang berkomentar pedas, sinis, marah, dan tidak sedikit yang bingung. Tapi ada juga kritik kreatif dengan membuat pidato tandingan. Yang membuatnya adalah Pakar Komunikasi Politik UI yang terkenal dengan Republik Mimpi nya yaitu Effendi Ghazali. Pidato tandingan versinya itu menurutnya 70 persen sama dengan pidato SBY kemarin malam, namun di pidato tandingan ini berisi langkah konkret yang seharusnya SBY lakukan.
Berikut cuplikan pidato tandingan SBY versi Effendi Ghazali, tentunya berbeda dengan isi pidato SBY sebenarnya dan langsung dia baca sendiri :
===================
"Sebagaimana saya sampaikan dalam pertemuan dengan para pimpinan redaksi media massa kemarin malam, saya merasa out of court settlement lebih pas dalam konteks kasus Chandra dan Bibit. Namun tentu saja cara-cara penyelesaian terhadap kasus hukum yang memiliki perhatian publik luas seperti ini mesti berada dalam koridor konstitusi dan perundang-undangan
yang berlaku seraya dan sungguh-sungguh memperhatikan dan mendengarkan aspirasi dan pendapat umum.
Karena itu, sekarang saya sampaikan kepada kepolisian dan kejaksaan bahwa sikap dan arahan saya selaku Presiden Republik Indonesia adalah: dalam satu kali dua puluh empat jam ke depan sudah bisa dinyatakan oleh kepolisian dan kejaksaan, sesuai koridor hukum dan perundang-undangan, bahwa saudara Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto bebas dari semua tuduhan yang dialamatkan ke mereka. Terutama karena tidak cukup bukti untuk melanjutkan
proses hukum tersebut. Dan sesuai dengan koridor hukum serta perundang-undangan pula, dalam satu kali dua puluh empat jam sesudah itu, saudara Chandra dan Bibit direhabilitasi namanya sehingga dapat bertugas kembali di KPK seperti sebelumnya."
“Setelah saya menerima hasil pemeriksaan investigasi BPK atas kasus Bank Century, maka sekarang saya nyatakan sikap dan arahan saya sebagai Presiden, yakni saya meminta kepada PPATK dalam waktu satu kali dua puluh empat jam untuk menyerahkan semua data transaksi keuangan terkait kasus Bank Century kepada kepolisian dan kejaksaan. Mekanisme inilah yang sesuai dengan koridor hukum dan perundang-undangan. Namun agar kasus ini betul-betul bisa dibedah secara fair dan cepat, maka saya meminta kepada kepolisian dan kejaksaan, agar dalam waktu satu kali dua puluh empat jam sesudah penerimaan data dari PPATK tersebut, mereka memberikannya kepada lembaga-lembaga tinggi negara dalam justice system yang relevan, serta juga kepada para pemimpin redaksi media massa."
"Saudara-saudara, sikap dan arahan ketiga saya yang sangat penting untuk saya sampaikan pada saat ini, adalah contoh langsung dari sikap tegas kita untuk melawan mafia hukum serta makelar kasus pada lembaga mana pun. Karena itu, sebagai Presiden RI, sesudah menyelesaikan pidato ini, saya akan langsung mengajukan laporan polisi terhadap Anggodo yang telah mencatut nama saya dan menyebar fitnah seakan-akan saya mengetahui atau bahkan mem back up atau mendukung skenario yang mereka rencanakan"
===================
Di akhir ‘pidatonya’, Effendi seakan menyindir SBY,"Ini 30 persen beda dengan pidato Pak SBY semalam, pidato seperti inilah yang lazim dalam komunikasi politik," ujarnya sambil tersenyum mengakhiri pidato tandingannya
Mungkin jika pidato yang disampaikan Presiden SBY seperti ini, keraguan kita terhadap determinasinya sebagai Presiden pemegang kewenangan tertinggi untuk mengatur negeri ini akan pupus. Dan hari hari berikutnya kita mungkin akan menyaksikan bagaimana satu persatu keadilan bisa ditegakkan tentunya tetap dengan kerja keras semua pihak.
Sumber : Detiknews.com
Berikut cuplikan pidato tandingan SBY versi Effendi Ghazali, tentunya berbeda dengan isi pidato SBY sebenarnya dan langsung dia baca sendiri :
===================
"Sebagaimana saya sampaikan dalam pertemuan dengan para pimpinan redaksi media massa kemarin malam, saya merasa out of court settlement lebih pas dalam konteks kasus Chandra dan Bibit. Namun tentu saja cara-cara penyelesaian terhadap kasus hukum yang memiliki perhatian publik luas seperti ini mesti berada dalam koridor konstitusi dan perundang-undangan
yang berlaku seraya dan sungguh-sungguh memperhatikan dan mendengarkan aspirasi dan pendapat umum.
Karena itu, sekarang saya sampaikan kepada kepolisian dan kejaksaan bahwa sikap dan arahan saya selaku Presiden Republik Indonesia adalah: dalam satu kali dua puluh empat jam ke depan sudah bisa dinyatakan oleh kepolisian dan kejaksaan, sesuai koridor hukum dan perundang-undangan, bahwa saudara Chandra M Hamzah dan Bibit Samad Rianto bebas dari semua tuduhan yang dialamatkan ke mereka. Terutama karena tidak cukup bukti untuk melanjutkan
proses hukum tersebut. Dan sesuai dengan koridor hukum serta perundang-undangan pula, dalam satu kali dua puluh empat jam sesudah itu, saudara Chandra dan Bibit direhabilitasi namanya sehingga dapat bertugas kembali di KPK seperti sebelumnya."
“Setelah saya menerima hasil pemeriksaan investigasi BPK atas kasus Bank Century, maka sekarang saya nyatakan sikap dan arahan saya sebagai Presiden, yakni saya meminta kepada PPATK dalam waktu satu kali dua puluh empat jam untuk menyerahkan semua data transaksi keuangan terkait kasus Bank Century kepada kepolisian dan kejaksaan. Mekanisme inilah yang sesuai dengan koridor hukum dan perundang-undangan. Namun agar kasus ini betul-betul bisa dibedah secara fair dan cepat, maka saya meminta kepada kepolisian dan kejaksaan, agar dalam waktu satu kali dua puluh empat jam sesudah penerimaan data dari PPATK tersebut, mereka memberikannya kepada lembaga-lembaga tinggi negara dalam justice system yang relevan, serta juga kepada para pemimpin redaksi media massa."
"Saudara-saudara, sikap dan arahan ketiga saya yang sangat penting untuk saya sampaikan pada saat ini, adalah contoh langsung dari sikap tegas kita untuk melawan mafia hukum serta makelar kasus pada lembaga mana pun. Karena itu, sebagai Presiden RI, sesudah menyelesaikan pidato ini, saya akan langsung mengajukan laporan polisi terhadap Anggodo yang telah mencatut nama saya dan menyebar fitnah seakan-akan saya mengetahui atau bahkan mem back up atau mendukung skenario yang mereka rencanakan"
===================
Di akhir ‘pidatonya’, Effendi seakan menyindir SBY,"Ini 30 persen beda dengan pidato Pak SBY semalam, pidato seperti inilah yang lazim dalam komunikasi politik," ujarnya sambil tersenyum mengakhiri pidato tandingannya
Mungkin jika pidato yang disampaikan Presiden SBY seperti ini, keraguan kita terhadap determinasinya sebagai Presiden pemegang kewenangan tertinggi untuk mengatur negeri ini akan pupus. Dan hari hari berikutnya kita mungkin akan menyaksikan bagaimana satu persatu keadilan bisa ditegakkan tentunya tetap dengan kerja keras semua pihak.
Sumber : Detiknews.com
Jumat, Oktober 23, 2009
Isu Gempa 8,5 SR Yang Hebohkan Jakarta
Peristiwa Gempa Tasikmalaya dan disusul dengan Gempa Padang di Sumatra Barat rupanya memicu seseorang untuk menyebar isu tentang Gempa yang akan terjadi di Jakarta pada Sabtu 24 Oktober 2009. Tidak tanggung tanggung, menurut penyebar isu tersebut kekuatan gempa diperkirakan akan mencapai 8 hingga 8,5 SR dan ia mengatasnamakan BMG sebagai sumber informasi tersebut, yang memang menjadi badan yang paling berwenang dalam mengumumkan kemungkinan terjadinya peristiwa alam seperti gempa. Isu itu disebarkan melalui SMS, Layanan Messenger, Blackberry, hingga Facebook.
Berita yang pastinya membuat kaget dan khawatir ini pada akhirnya memang menghebohkan warga Jakarta. Seorang teman kerja bahkan menceritakan tentang anaknya yang sangat resah setelah mendengar informasi tersebut dari sekolah.
Inilah redaksi dari info yang sangat meresahkan tersebut :
"Informasi dari BMG memperkirakan akan terjadi gempa pada 24 Oktober 2009. Akan ada lempengan yang bergeser ke arah Jakarta dan kemungkinan menyebabkan gempa dengan kekuatan 8 hingga 8,5 SR. Masyarakat dihimbau untuk tidak berada di gedung-gedung bertingkat. Bagi yg tidak percaya bisa searching di Google jalur cincin gempa paling banyak di pulau Jawa. Beritahukan informasi ini kepada saudara atau teman terdekat anda. Untuk pengguna BlackBerry aktifkan software pendeteksi gempa untuk mengetahui gempa lebih dini"
Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sendiri telah memberikan bantahan atas informasi yang menyesatkan tersebut. Kepala BMKG menyatakan bahwa berita itu murni isu dan membohongi masyarakat. Ditambahkannya bahwa sampai saat ini gempa bumi tektonik beum bisa diprediksi secara ilmiah dengan baik. Bila gempa memang dapat diprediksi, maka gempa-gempa Tasikmalaya dan Gempa Sumbar semestinya sudah terprediksi sebelum terjadi. Tetapi ternyata tidak.
Jadi ini memang ulah orang iseng yang nggak jelas motifnya. Meresahkan, sudah pasti. Namun hal ini juga membuat saya berpikir, lepas dari isu tersebut saya merasa apakah tepat kita bersikap selalu tenang tenang saja, tetap tertawa bahagia, cuek seakan yakin kita akan baik baik saja hingga akhir hayat. Teguran demi teguran sudah disampaikan lewat bencana. Melihat diri sendiri, amal baik kondisinya pas pasan, dosa entah sudah sebanyak apa. Ada atau tidak ada gempa 8,5 SR di Jakarta, saya bisa pastikan tak ada diantara kita yang tahu besok kita masih ada atau malah mungkin sudah menghadap Yang Maha Kuasa....
Berita yang pastinya membuat kaget dan khawatir ini pada akhirnya memang menghebohkan warga Jakarta. Seorang teman kerja bahkan menceritakan tentang anaknya yang sangat resah setelah mendengar informasi tersebut dari sekolah.
Inilah redaksi dari info yang sangat meresahkan tersebut :
"Informasi dari BMG memperkirakan akan terjadi gempa pada 24 Oktober 2009. Akan ada lempengan yang bergeser ke arah Jakarta dan kemungkinan menyebabkan gempa dengan kekuatan 8 hingga 8,5 SR. Masyarakat dihimbau untuk tidak berada di gedung-gedung bertingkat. Bagi yg tidak percaya bisa searching di Google jalur cincin gempa paling banyak di pulau Jawa. Beritahukan informasi ini kepada saudara atau teman terdekat anda. Untuk pengguna BlackBerry aktifkan software pendeteksi gempa untuk mengetahui gempa lebih dini"
Pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sendiri telah memberikan bantahan atas informasi yang menyesatkan tersebut. Kepala BMKG menyatakan bahwa berita itu murni isu dan membohongi masyarakat. Ditambahkannya bahwa sampai saat ini gempa bumi tektonik beum bisa diprediksi secara ilmiah dengan baik. Bila gempa memang dapat diprediksi, maka gempa-gempa Tasikmalaya dan Gempa Sumbar semestinya sudah terprediksi sebelum terjadi. Tetapi ternyata tidak.
Jadi ini memang ulah orang iseng yang nggak jelas motifnya. Meresahkan, sudah pasti. Namun hal ini juga membuat saya berpikir, lepas dari isu tersebut saya merasa apakah tepat kita bersikap selalu tenang tenang saja, tetap tertawa bahagia, cuek seakan yakin kita akan baik baik saja hingga akhir hayat. Teguran demi teguran sudah disampaikan lewat bencana. Melihat diri sendiri, amal baik kondisinya pas pasan, dosa entah sudah sebanyak apa. Ada atau tidak ada gempa 8,5 SR di Jakarta, saya bisa pastikan tak ada diantara kita yang tahu besok kita masih ada atau malah mungkin sudah menghadap Yang Maha Kuasa....
Minggu, Oktober 04, 2009
Gempa Padang : Data Terakhir dan Pesan terukir
Gempa bumi yang mengguncang tanah Sumatra, khususnya di Sumatra Barat yang kekuatannya mencapai hingga 7,6 Skala Richter empat hari lalu, seperti kita saksikan dari berbagai sumber berita, telah meluluhlantakkan apa yang ada di atasnya. Mulai dari kerusakan bangunan, lumpuhnya berbagai infrastruktur dan yang paling mengenaskan adalah begitu banyak saudara saudara kita yang menjadi korban. Ini memang musibah besar yang tak seorangpun dapat mengetahuinya. Dan berikut ini adalah update data tentang berbagai kerusakan serta korban jiwa yang timbul akibat musibah gempa padang ini :
- KERUSAKAN BANGUNAN DAN BERBAGAI INFRASTRUKTUR :
Menurut data sementara Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumatera Barat (Sumbar), diperkirakan total nilai kerusakan akibat rusaknya bangunan rumah, sarana pendidikan, maupun fasilitas umum lainnya mencapai Rp. 620 Miliar Angka tersebut diperoleh berdasarkan laporan dari tiga wilayah yang parah terkena gempa. Diantaranya :
- Kabupaten Agam, nilai kerusakan mencapai Rp 460 miliar.
- Kabupaten Solok, nilai kerusakan kerugian mencapai Rp 45 miliar
- Kabupaten Pasaman Barat, nilai kerusakan mencapai Rp 115 miliar
Perincian bangunan dan infrastruktur yang rusak :
1. Rumah, total : 179.629 unit
2. Sarana Pendidikan, total : 286 unit
3. Perkantoran, total : 150 unit
4. Jalan, total : 29
5. Jembatan, total : 5
6. Irigasi, total : 63
7. Rumah Ibadah, total : 386
8. Pasar, total : 1
- KORBAN JIWA DAN PENGUNGSI
1. Korban meninggal berjumlah 603 orang. paling besar tercatat di Kabupaten Padang Pariaman 276 orang, Kota Padang 231 orang, Kota Pariaman 49 orang, Kabupaten Agam 30 orang
Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 10 orang
Kabupaten Pasaman Barat sebanyak 3 orang
Kemungkinan korban meninggal bertambah sangat besar, pasalnya jumlah korban yang belum ditemukan mencapai 343 orang meliputi :
Kabupaten Padang Pariaman 285 orang, Kabupaten Agam 54 orang,
di Kota Padang 4 orang
2. Korban luka-luka
Luka berat 412 orang
Luka ringan 2.093 orang
3. Korban mengungsi
736 orang mengungsi, 326 di Kota Padang, dan 410 di Kabupaten Pasaman Barat.
Memperhatikan angka angka tersebut, kita dapat melihat betapa dahsyatnya dampak yang terjadi akibat gempa yang mengguncang Sumatra Barat. Hanya beberapa menit kejadiannya namun efek yang ditimbulkan jelas butuh waktu berbulan-bulan bahkan mungkin tahun untuk memulihkannya.
Saya merasa peristiwa ini adalah pesan dari Yang Maha Perkasa untuk mengingatkan betapa rapuhnya kita manusia. Segala apa yang kita bangun lalu banggakan hakikatnya tak lebih baik dari bangunan pasir di tepi pantai. Luruh setiap ombak datang menyapu. Tak ada hebatnya, tak ada yang layak dibanggakan.
Selalu bersandar pada Allah adalah kekuatan yang sejati. Bersandar berarti tidak menduakan, tidak berpaling, tidak melalaikan walau sekejap, patuh pada perintah serta menghindar dari segala larangan. Bersandar bukan sekedar formalitas pemantas, bukan pula sekedar ucapan dari lisan yang terkesan indah tapi sering berdusta.
Pertanyaan untuk nurani dan kesadaran kita semua. Hingga usia kita yang sebegini, dari banyaknya pesan yang sudah kita saksikan sendiri.
Sudahkah kita bersandar total pada Allah? atau malah masih terlalu sering lalai dan mencari sandaran lain?
Diolah dari berbagai sumber
- KERUSAKAN BANGUNAN DAN BERBAGAI INFRASTRUKTUR :
Menurut data sementara Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumatera Barat (Sumbar), diperkirakan total nilai kerusakan akibat rusaknya bangunan rumah, sarana pendidikan, maupun fasilitas umum lainnya mencapai Rp. 620 Miliar Angka tersebut diperoleh berdasarkan laporan dari tiga wilayah yang parah terkena gempa. Diantaranya :
- Kabupaten Agam, nilai kerusakan mencapai Rp 460 miliar.
- Kabupaten Solok, nilai kerusakan kerugian mencapai Rp 45 miliar
- Kabupaten Pasaman Barat, nilai kerusakan mencapai Rp 115 miliar
Perincian bangunan dan infrastruktur yang rusak :
1. Rumah, total : 179.629 unit
2. Sarana Pendidikan, total : 286 unit
3. Perkantoran, total : 150 unit
4. Jalan, total : 29
5. Jembatan, total : 5
6. Irigasi, total : 63
7. Rumah Ibadah, total : 386
8. Pasar, total : 1
- KORBAN JIWA DAN PENGUNGSI
1. Korban meninggal berjumlah 603 orang. paling besar tercatat di Kabupaten Padang Pariaman 276 orang, Kota Padang 231 orang, Kota Pariaman 49 orang, Kabupaten Agam 30 orang
Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 10 orang
Kabupaten Pasaman Barat sebanyak 3 orang
Kemungkinan korban meninggal bertambah sangat besar, pasalnya jumlah korban yang belum ditemukan mencapai 343 orang meliputi :
Kabupaten Padang Pariaman 285 orang, Kabupaten Agam 54 orang,
di Kota Padang 4 orang
2. Korban luka-luka
Luka berat 412 orang
Luka ringan 2.093 orang
3. Korban mengungsi
736 orang mengungsi, 326 di Kota Padang, dan 410 di Kabupaten Pasaman Barat.
Memperhatikan angka angka tersebut, kita dapat melihat betapa dahsyatnya dampak yang terjadi akibat gempa yang mengguncang Sumatra Barat. Hanya beberapa menit kejadiannya namun efek yang ditimbulkan jelas butuh waktu berbulan-bulan bahkan mungkin tahun untuk memulihkannya.
Saya merasa peristiwa ini adalah pesan dari Yang Maha Perkasa untuk mengingatkan betapa rapuhnya kita manusia. Segala apa yang kita bangun lalu banggakan hakikatnya tak lebih baik dari bangunan pasir di tepi pantai. Luruh setiap ombak datang menyapu. Tak ada hebatnya, tak ada yang layak dibanggakan.
Selalu bersandar pada Allah adalah kekuatan yang sejati. Bersandar berarti tidak menduakan, tidak berpaling, tidak melalaikan walau sekejap, patuh pada perintah serta menghindar dari segala larangan. Bersandar bukan sekedar formalitas pemantas, bukan pula sekedar ucapan dari lisan yang terkesan indah tapi sering berdusta.
Pertanyaan untuk nurani dan kesadaran kita semua. Hingga usia kita yang sebegini, dari banyaknya pesan yang sudah kita saksikan sendiri.
Sudahkah kita bersandar total pada Allah? atau malah masih terlalu sering lalai dan mencari sandaran lain?
Diolah dari berbagai sumber
Kamis, Oktober 01, 2009
Gempar Gempa Sumbar, Padang Terluka
Gempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter (SR) yang mengguncang kota Padang dan sekitarnya pada Rabu (30/9) petang pukul 17.16 WIB menimbulkan kegemparan yang luar biasa. Gempa Padang yang ukuran kekuatannya masuk kategori sebagai : dapat menyebabkan kerusakan serius dalam area yang lebih luas ini memang benar benar serius melantakkan ranah minang hingga meninggalkan serakan puing puing dan duka yang mendalam. Korban jiwa dan kerusakan bangunan yang parah telah dipastikan terjadi dalam peristiwa ini. Berikut adalah data terakhir dari Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) :
Sampai dengan hari Kamis, 01 Oktober pukul 11.30 WIB jumlah korban meninggal akibat gempa yang terjadi di Sumatera Barat kemarin berjumlah 220 orang dengan rincian 144 orang (dengan 41 orang telah teridentifikasi) di Kota Padang, 62 orang di Kabupaten Padang Pariaman dan 14 orang di Kota Pariaman.
Dilaporkan pula korban luka berjumlah ± 168 orang lebih dan sebagian telah dievakuasi ke rumah sakit dan diperkirakan masih akan terus bertambah. Dan ribuan orang masih terhimpit di sejumlah bangunan, diantaranya di wilayah Marapalam Padang, reruntuhan Adira Finance Sawahan, reruntuhan ruko di Sawahan, reruntuhan ruko di Simpang Haru, di mesjid Nurul Imam Padang, Apotik Sari depan Nurul Imamn, Gedung Gama, BII sudirman, PT. AGD di Bypass Padang.
Selain korban sejumlah besar gedung bertingkat di Kota Padang mengalami rusak berat hingga ambruk diantaranya :
1. Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Sumatera Barat (ambruk)
2.Geduk Suzuki Sawahan (ambruk)
3. 5 unit ruko Sawahan (ambruk)
4. Hyundai Sawahan (ambruk)
5. LB LIA Padang (ambruk)
6. Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Prov Sumbar (ambruk)
7. Hotel Ambacang (ambruk)
8. Toko Makanan Shirley (ambruk)
9. SD AGNES di Jalan Gereja (ambruk)
10. SDN 30 (ambruk)
11. Dealer Kapela Medan (ambruk)
12. Kantor CTA (ambruk)
13. PT. AGD Bypass (ambruk)
14. Gedung Kuantum (ambruk)
15. Kantor Adira Finance (ambruk)
16. Gedung Bunda Jaya, Ulak Karang (ambruk)
17. Mulya Elektronik (ambruk)
18. unit ruko di simpang haru (ambruk)
19. 4 unit ruko di wilayah bypass (ambruk)
20. Gedung proton (ambruk)
21. Gedung LP3I (ambruk)
22. Pengadilan Negeri Siteba (ambruk)
23. Balai Kota Padang (rusak berat)
24. Matahari Dept. Store (rusak berat)
25. Plaza Andalas (rusak berat)
26. Sentral Pasar Raya Padang (rusak berat)
27. Bank Indonesia (rusak berat)
28. Bappeda Provinsi Sumbar (rusak berat)
29. Hotel Ina Muara (rusak berat)
30. DPRD Kota Padang (rusak berat)
31. DPRD Prov Sumbar (rusak berat)
32. PJKA (rusak berat)
33. Rumah makan lamun ombak (rusak berat)
34.Pasar Simpang haru (rusak berat)
35. Mesjid Muhammadiyah Simpang Haru (rusak berat)
Sebagian besar gedung kantor di lingkungan Kantor Gubernur Sumatera Barat termasuk Badang Kesbangpol dan linmas Provinsi Sumatera Barat dan gedung Pusdalops Penanggulangan Bencana (Crisis Center) Sumatera Barat juga mengalami rusak berat.
Ratusan rumah warga di Kota Padang juga mengalami kerusakan dari rusak sedang hingga rusak berat. Jumlah kerusakan rumah penduduk yang telah terdata sebanyak 32 unit yaitu 20 unit rusak berat dan 5 unit ambruk di tunggul hitam, 3 unit ambruk di Komplek Bumi Minang Korong Gadang dan 4 unit ambruk di Komplek Taruko I.
Jalan juga mengalami kerusakan di sejumlah titik di Kota Padang diantaranya di Bungus Teluk Kabung, dan terjadi pula kebakaran di sejumlah titik di Kota Padang, diantaranya di arah Pasar Raya Padang.
Jelas, Gempa Sumbar ini bukan berita yang ingin kita dengar. Bukan pula cerita yang nyaman untuk kita simak. Keprihatinan dan rasa perih di hati demi menyaksikan saudara saudara kita yang mengalami musibah tak terelakkan ini hendaknya bisa menjadi penyulut rasa solidaritas kita semua untuk bisa memberikan bantuan agar meringankan duka mereka. Doa tulus dari hati seluruh anak bangsa Insya Allah akan memberi kekuatan dan ketabahan bagi mereka yang sedang berduka.
Sambil berdoa, mari kita sama sama tengok ke dalam, adakah kejadian dahsyat ini menjadi hikmah yang berarti dan berbekas dalam di relung hati kita ??
Sumber : Pusdalops BNPB
Sampai dengan hari Kamis, 01 Oktober pukul 11.30 WIB jumlah korban meninggal akibat gempa yang terjadi di Sumatera Barat kemarin berjumlah 220 orang dengan rincian 144 orang (dengan 41 orang telah teridentifikasi) di Kota Padang, 62 orang di Kabupaten Padang Pariaman dan 14 orang di Kota Pariaman.
Dilaporkan pula korban luka berjumlah ± 168 orang lebih dan sebagian telah dievakuasi ke rumah sakit dan diperkirakan masih akan terus bertambah. Dan ribuan orang masih terhimpit di sejumlah bangunan, diantaranya di wilayah Marapalam Padang, reruntuhan Adira Finance Sawahan, reruntuhan ruko di Sawahan, reruntuhan ruko di Simpang Haru, di mesjid Nurul Imam Padang, Apotik Sari depan Nurul Imamn, Gedung Gama, BII sudirman, PT. AGD di Bypass Padang.
Selain korban sejumlah besar gedung bertingkat di Kota Padang mengalami rusak berat hingga ambruk diantaranya :
1. Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Sumatera Barat (ambruk)
2.Geduk Suzuki Sawahan (ambruk)
3. 5 unit ruko Sawahan (ambruk)
4. Hyundai Sawahan (ambruk)
5. LB LIA Padang (ambruk)
6. Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Prov Sumbar (ambruk)
7. Hotel Ambacang (ambruk)
8. Toko Makanan Shirley (ambruk)
9. SD AGNES di Jalan Gereja (ambruk)
10. SDN 30 (ambruk)
11. Dealer Kapela Medan (ambruk)
12. Kantor CTA (ambruk)
13. PT. AGD Bypass (ambruk)
14. Gedung Kuantum (ambruk)
15. Kantor Adira Finance (ambruk)
16. Gedung Bunda Jaya, Ulak Karang (ambruk)
17. Mulya Elektronik (ambruk)
18. unit ruko di simpang haru (ambruk)
19. 4 unit ruko di wilayah bypass (ambruk)
20. Gedung proton (ambruk)
21. Gedung LP3I (ambruk)
22. Pengadilan Negeri Siteba (ambruk)
23. Balai Kota Padang (rusak berat)
24. Matahari Dept. Store (rusak berat)
25. Plaza Andalas (rusak berat)
26. Sentral Pasar Raya Padang (rusak berat)
27. Bank Indonesia (rusak berat)
28. Bappeda Provinsi Sumbar (rusak berat)
29. Hotel Ina Muara (rusak berat)
30. DPRD Kota Padang (rusak berat)
31. DPRD Prov Sumbar (rusak berat)
32. PJKA (rusak berat)
33. Rumah makan lamun ombak (rusak berat)
34.Pasar Simpang haru (rusak berat)
35. Mesjid Muhammadiyah Simpang Haru (rusak berat)
Sebagian besar gedung kantor di lingkungan Kantor Gubernur Sumatera Barat termasuk Badang Kesbangpol dan linmas Provinsi Sumatera Barat dan gedung Pusdalops Penanggulangan Bencana (Crisis Center) Sumatera Barat juga mengalami rusak berat.
Ratusan rumah warga di Kota Padang juga mengalami kerusakan dari rusak sedang hingga rusak berat. Jumlah kerusakan rumah penduduk yang telah terdata sebanyak 32 unit yaitu 20 unit rusak berat dan 5 unit ambruk di tunggul hitam, 3 unit ambruk di Komplek Bumi Minang Korong Gadang dan 4 unit ambruk di Komplek Taruko I.
Jalan juga mengalami kerusakan di sejumlah titik di Kota Padang diantaranya di Bungus Teluk Kabung, dan terjadi pula kebakaran di sejumlah titik di Kota Padang, diantaranya di arah Pasar Raya Padang.
Jelas, Gempa Sumbar ini bukan berita yang ingin kita dengar. Bukan pula cerita yang nyaman untuk kita simak. Keprihatinan dan rasa perih di hati demi menyaksikan saudara saudara kita yang mengalami musibah tak terelakkan ini hendaknya bisa menjadi penyulut rasa solidaritas kita semua untuk bisa memberikan bantuan agar meringankan duka mereka. Doa tulus dari hati seluruh anak bangsa Insya Allah akan memberi kekuatan dan ketabahan bagi mereka yang sedang berduka.
Sambil berdoa, mari kita sama sama tengok ke dalam, adakah kejadian dahsyat ini menjadi hikmah yang berarti dan berbekas dalam di relung hati kita ??
Sumber : Pusdalops BNPB
Kamis, Mei 28, 2009
Hasil Final Liga Champion, Barca Juara !
Final Manchester United vs Barcelona memperlihatkan MU memang Digdaya tapi Barca lah yang akhirnya membawa pulang tropi juara
Stadion Olimpico Roma menjadikan pentas laga pamungkas Liga Champion tahun ini laksana pertarungan para gladiator yang kita tahu menjadi icon kejayaan kerajaan Romawi di masa lampau. Akbar, seru dan menegangkan!
Dan pertandingan dini hari tadi, menutup sederet cerita dan drama dalam perhelatan yang saat ini paling menyedot perhatian para penggila bola
MU dan Barca tampil dengan penampilan terbaiknya, dengan memboyong seluruh pemain terbaiknya. Dengan berbekal tiga tropi juara yang sudah dikantongi musim ini MU berambisi menoreh prestasi menjadi klub pertama yang mampu mempertahankan gelar juara Liga Champion. Barca tidak kalah mentereng, dengan polesan pelatih muda fenomenal Joseph “Pep” Guardiola, dua gelar juara juga telah dikantongi sebagai bekal dalam perjalanan menuju Roma.
Dan akhirnya, sepakan terukur Samuel Eto’o pada menit ke 9 serta tandukan maut Lionel Messi pada menit ke 69 tidak mampu dibendung kiper Van Der Saar dan serta merta mengakhiri kedigdayaan MU dan mengubur ambisi untuk mencatat rekor sebagai Klub pertama yang mampu menahan piala Liga Champion lebih lama.
Saya sendiri menjagokan Barcelona.
Bukan karena tidak suka dengan MU, tapi lebih karena MU dari dulu selalu terlalu perkasa dan sudah sangat sering juara. Buat saya tidak ada sensasi lagi dengan menjagokan MU yang memang luar biasa ini.
Jika menangpun rasanya biasa-biasa saja. Jadi saya memutuskan untuk menjagokan tim yang lebih tidak diijagokan supaya rasa penasaran lebih terjaga dan bisa memaksa saya untuk bangun dini hari untuk nongkrong di depan tivi.
Tapi lagi-lagi, seperti biasa, saya dengan sukses kembali gagal dalam pertarungan melawan kantuk. Alhasil saya hanya mendapatkan beritanya dari berita pagi.
Saya mungkin akan lebih bisa bertahan jika yang tampil di Final adalah klub lokal dari negara tercinta ini, atau Tim Nasional Merah Putih yang sudah terlalu lama tenggelam.
Stadion Olimpico Roma menjadikan pentas laga pamungkas Liga Champion tahun ini laksana pertarungan para gladiator yang kita tahu menjadi icon kejayaan kerajaan Romawi di masa lampau. Akbar, seru dan menegangkan!
Dan pertandingan dini hari tadi, menutup sederet cerita dan drama dalam perhelatan yang saat ini paling menyedot perhatian para penggila bola
MU dan Barca tampil dengan penampilan terbaiknya, dengan memboyong seluruh pemain terbaiknya. Dengan berbekal tiga tropi juara yang sudah dikantongi musim ini MU berambisi menoreh prestasi menjadi klub pertama yang mampu mempertahankan gelar juara Liga Champion. Barca tidak kalah mentereng, dengan polesan pelatih muda fenomenal Joseph “Pep” Guardiola, dua gelar juara juga telah dikantongi sebagai bekal dalam perjalanan menuju Roma.
Dan akhirnya, sepakan terukur Samuel Eto’o pada menit ke 9 serta tandukan maut Lionel Messi pada menit ke 69 tidak mampu dibendung kiper Van Der Saar dan serta merta mengakhiri kedigdayaan MU dan mengubur ambisi untuk mencatat rekor sebagai Klub pertama yang mampu menahan piala Liga Champion lebih lama.
Saya sendiri menjagokan Barcelona.
Bukan karena tidak suka dengan MU, tapi lebih karena MU dari dulu selalu terlalu perkasa dan sudah sangat sering juara. Buat saya tidak ada sensasi lagi dengan menjagokan MU yang memang luar biasa ini.
Jika menangpun rasanya biasa-biasa saja. Jadi saya memutuskan untuk menjagokan tim yang lebih tidak diijagokan supaya rasa penasaran lebih terjaga dan bisa memaksa saya untuk bangun dini hari untuk nongkrong di depan tivi.
Tapi lagi-lagi, seperti biasa, saya dengan sukses kembali gagal dalam pertarungan melawan kantuk. Alhasil saya hanya mendapatkan beritanya dari berita pagi.
Saya mungkin akan lebih bisa bertahan jika yang tampil di Final adalah klub lokal dari negara tercinta ini, atau Tim Nasional Merah Putih yang sudah terlalu lama tenggelam.
Langganan:
Postingan (Atom)